Jakarta, lpm.metrouniv.ac.id – Penguatan kualitas perguruan tinggi terus bergulir di Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung. Melalui program akselerasi Jabatan Akademik Dosen (JAD) yang digerakkan secara konsisten oleh Bidang I (Akademik dan Kelembagaan), UIN Jurai Siwo Lampung resmi memperoleh tambahan 4 (empat) Guru Besar baru. Penyerahan Keputusan Menteri Agama (KMA) Republik Indonesia Periode III Tahun 2025 tersebut dilakukan secara resmi oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI pada tanggal 13 Juli 2026 di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta.

Penyerahan KMA Guru Besar ini menandai tonggak sejarah baru dalam peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) pendidik di UIN Jurai Siwo Lampung. Keempat dosen terbaik yang resmi menyandang gelar profesor tersebut adalah:
• Prof. Dr. Husnul Fatarib, Ph.D. (Guru Besar bidang Ushul Fikih)
• Prof. Dr. Mukhtar Hadi, S.Ag., M.Si. (Manajemen Lembaga Pendidikan Islam)
• Prof. Dr. Dri Santoso, M.H. (Guru Besar bidang Pemikiran Hukum Keluarga Islam)
• Prof. Dr. Imam Mustofa, S.H.I., M.S.I. (Guru Besar bidang Hukum Ekonomi Syariah Kontemporer)
Apresiasi Rektor: Buah Komitmen dan Sistem Kelembagaan

Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd.Kons., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dosen yang telah sukses meraih gelar tertinggi akademik ini. Beliau juga memuji efektivitas program akselerasi yang digagas oleh Bidang I, yang dinilai mampu mengubah tantangan administratif menjadi peluang prestasi.
“Saya menyampaikan apresiasi yang mendalam dan rasa bangga yang luar biasa atas kinerja Bidang I terkait akselerasi Jabatan Akademik Dosen (JAD) sehingga kita memiliki lebih banyak Guru Besar di kampus tercinta. Capaian ini bukan hanya menjadi prestasi pribadi para dosen, tetapi juga merupakan tonggak sejarah dan kebanggaan kolektif bagi seluruh sivitas akademika UIN Jurai Siwo Lampung. Jabatan Guru Besar adalah puncak karier akademik, namun di saat yang sama ia membawa amanah yang sangat besar. Semoga dengan bertambahnya jajaran profesor baru ini, atmosfer akademik kita semakin hidup, riset-riset kolaboratif yang inovatif terus lahir, dan publikasi ilmiah di jurnal bereputasi internasional semakin meningkat. Hal ini sangat penting untuk mendukung transformasi institusi kita menuju universitas yang unggul, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan Islam baik di tingkat nasional maupun internasional.”
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa UIN Jurai Siwo Lampung berkomitmen penuh untuk mendukung setiap dosen dalam mengembangkan potensi akademiknya. Beliau berharap kesuksesan keempat Guru Besar ini dapat menjadi pemantik semangat bagi dosen-dosen lain, khususnya Lektor Kepala, untuk segera mempersiapkan diri menuju jenjang tertinggi ini. Menurut beliau, kebersamaan dan soliditas sistem kelembagaan adalah kunci utama di balik kesuksesan ini.
Wakil Rektor I: Mengawal Pendampingan dan Ekosistem JAD
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan (WR I), Prof. Dr. Dedi irwansyah, M.Hum., menjelaskan bahwa bertambahnya jumlah profesor ini merupakan bukti konkret berjalannya skema tata kelola akademik yang terarah. Bidang I telah menyusun peta jalan akselerasi yang dieksekusi secara konsisten.
“Pencapaian akselerasi JAD ini adalah hasil dari komitmen dan kerja keras bersama. Di Bidang I, kami merancang skema pendampingan intensif dari hulu ke hilir, mulai dari penyusunan dokumen portofolio, klinik penulisan karya ilmiah, percepatan pemenuhan syarat khusus jurnal bereputasi internasional, fasilitasi administrasi, hingga monitoring secara berkala di tingkat kementerian. Kami ingin memastikan bahwa dosen tidak berjuang sendiri. Birokrasi akademik kami pangkas dan kami sederhanakan agar proses pengusulan menjadi lebih cepat dan efisien tanpa mengurangi aspek kualitas. Penyerahan KMA ini adalah gelombang awal, dan kami optimis pada periode-periode berikutnya, dosen-dosen lain yang sudah memenuhi syarat akan segera menyusul karena sistem pendampingan ini terus berjalan secara berkelanjutan.”
Prof. Dedi juga menambahkan bahwa Bidang I akan terus meningkatkan kapasitas kelembagaan untuk memfasilitasi penelitian, pengabdian masyarakat, serta publikasi ilmiah. Peningkatan ini diharapkan mampu menyeimbangkan kuantitas dan kualitas luaran akademik dosen di UIN Jurai Siwo Lampung.
Ketua LPM: Implikasi Strategis Terhadap Akreditasi Institusi
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Suryadi, M.Pd., memberikan pandangan mendalam mengenai implikasi strategis penambahan Guru Besar terhadap proses penjaminan mutu dan akselerasi akreditasi universitas.
“Dalam instrumen APT 4.1 dan APS 5.1 oleh BAN-PT, kualifikasi sumber daya manusia (SDM) pendidik adalah pilar penilaian yang memiliki bobot sangat krusial. Rasio jumlah Guru Besar terhadap total dosen aktif memiliki pengaruh langsung terhadap skor IKU (Indikator Kinerja Utama) pada kriteria SDM dan kriteria kinerja luaran akademik. Penambahan empat Guru Besar baru ini merupakan angin segar yang secara otomatis akan mendongkrak skor penilaian akreditasi institusi kita secara signifikan. Ini adalah modalitas yang luar biasa berharga untuk mempercepat langkah strategis UIN Jurai Siwo Lampung mencapai predikat Akreditasi ‘Unggul’. LPM berkomitmen untuk terus menyelaraskan peningkatan jabatan akademik ini dengan standar penjaminan mutu yang konsisten, guna memastikan proses tridarma perguruan tinggi berjalan pada kualitas terbaik demi kepuasan seluruh pemangku kepentingan.”
Dr. Suryadi menekankan bahwa LPM UIN Jurai Siwo Lampung akan terus mengawal dan mempersiapkan dokumen re-akreditasi dengan memanfaatkan momentum positif ini. Sinergi antara peningkatan SDM dan implementasi penjaminan mutu yang ketat diharapkan dapat memposisikan universitas di jajaran kampus Islam terbaik tanah air.
Menuju Masa Depan Kampus yang Unggul dan Berdaya Saing
Dengan bertambahnya jajaran Guru Besar ini, UIN Jurai Siwo Lampung tidak hanya memperkuat aspek legal formal ketenagaan akademiknya, tetapi juga memperkukuh fondasi keilmuan yang menjadi ruh dari institusi pendidikan tinggi. Kehadiran para profesor baru di bidang keahlian masing-masing diharapkan mampu melahirkan terobosan ilmiah, memperluas kemitraan strategis, serta meningkatkan kontribusi riset yang aplikatif untuk menjawab berbagai tantangan riil di tengah masyarakat.
Pencapaian ini juga merefleksikan kesiapan UIN Jurai Siwo Lampung dalam bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Melalui komitmen kepemimpinan yang solid, dukungan sistem akademik yang andal, serta semangat inovasi yang tiada henti dari seluruh tenaga pendidik, universitas terus bergerak maju mewujudkan visinya sebagai episentrum pendidikan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing, dan membawa rahmat bagi semesta alam.







